Kamis, 28 Januari 2010

Procedure SQL Server

Pendahuluan
Procedure pada dasarnya adalah sebuah program yang ditulis dalam bahasa Transact-SQL yang disimpan di dalam database SQL Server. Procedure dibentuk dari perintah, variabel serta alur logik yang terdapat pada SQL. Procedure bisa dijalankan secara manual ataupun dijalankan oleh program lain.

Jenis jenis Prosedur
Prosedur bisa dibagi bagi ke dalam prosedur lokal yang disimpan di dalam server lokal, atau prosedur remote yang disimpan didalam server yang lain. Prosedur juga bisa didefiniskan oleh user atau system procedures yang merupakan bagian dari server.
Komponen komponen prosedur :
􀀹Parameter
Prosedur bisa menyimpan 255 parameter dan sebuah kode hasil, parameter ini digunakan untuk komunikasi antara prosedur dan dunia luar, apabila kita menjalankan prosedur maka nilai akan dikirim dalam bentuk parameter.
􀀹Nama dan data tipe
Parameter harus memiliki nama yang eklusif dan diawali dengan simbol @. Kita juga diharuskan menyertakan tipe data
Contoh
Create procedure test1
@kode varchar(8),
@nilai int
Pada prosedur tersebut terdapat dua parameter yaitu kode dan nilai yang harus disertakan pada saat menjalankan prosedur.
􀀹Arah dari paremeter
Semua parameter yang dibuat dianggap sebagai parameter input, artinya mereka menerima data dari program yang menjalankan prosedur. Dengan menambahkan kata OUTPUT ke dalam definisi parameter, prosedure bisa mengembalikan nilai dari parameter ke dalam program yang memanggilnya

.

Cara membuat prosedur dengan Enterprise manager :
Klik kanan Strore Procedure untuk menampilkan Shorcut

Tulislah perintah prosedure kemudian check Syntax

Kemudian klick ok maka prosedur telah dibuat.
Cara membuat prosedure dengan Query Analizer
Untuk menjalankan query analizer langkah langkahnya adalah :
1. Koneksikan dengan server

2. Pilih database yang akan digunakan


Jika kita lupa database yang digunakan maka perintah perintah SQL tidak akan menghasilkan hasil yang diinginkan.

3. Ketikkan perintah transact-SQL

Ketikkan perintah pembuatan procedure dan dieksekusi maka prosedur tersebut akan ada di Stored Procedure
Prosedur yang dibuat oleh user dibagi menjadi dua yaitu :
􀂃Prosedur tanpa parameter

Misalkan ada sebuah tabel dengan rancangan :

Contoh prosedur tanpa parameter

Contoh 1 :
Create procedure proc_Tampil_MHS
As
Select * from Tmhs
Cara menjalankannya :
Exec proc_Tampil_MHS
Contoh 2 :
Create procedure proc_Tampil_Matakuliah
As
Select * from TMk
Cara menjalankannya :
Exec proc_Tampil_Matakuliah

􀂃Prosedur dengan parameter
Misalkan ada sebuah tabel dengan rancangan :

Contoh prosedur dengan parameter

Contoh 1 : Dengan nama field
Create procedure Proc_input_mhs
@nim varchar(10),
@nama varchar(20),
@alamat varchar(50)
As
Insert into TMhs(nim,nama,alamat) values(@nim,@nama,@alamat)
Cara menjalankan :
Exec proc_input_mhs ‘2000’,’dewi’,’kuningan’

Contoh 2 : Tanpa field
Create procedure Proc_input_Matakuliah
@kode varchar(3),
@namamk varchar(20),
@sks int
As
Insert into Tmk values(@kode,@namamk,@sks)
Cara menjalankan :
Exec Proc_input_matakuliah ‘M01’,’Perancangan Basis data’, 3
Contoh 3 : Edit data Mahasiswa
Create Procedure proc_edit_mhs
@nim varchar(10),
@nama varchar(20),
@alamat varchar(50)
As
Update tmhs set nama=@nama,alamat=@alamat where nim=@nim
Cara menjalankan :
Exec proc_edit_mhs ‘2001’,’Ayu’,’Cirebon’

Contoh 4 : Hapus data mahasiswa
Create Procedure proc_hapus_mhs
@nim varchar(10)
As
Delete from tmhs where nim=@nim
Cara Menjalankan :
Exec proc_hapus_mhs ‘2001’
Penggunaan prosedur ini sangat memudahkan programer dan DBA dalam mengembangkan dan menyederhanakan tugas tugas, juga prosedur ini dapat digunakan juga sebagai FAQ dari permintaan user.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar