Kamis, 28 Januari 2010

Backup dan Recovery

Data dan database merupakan komponen terpenting dalam suatu sistem informasi manajemen, disamping tentu saja aplikasi untuk sistem informasi harus tersedia, keduanya saling tergantung. Suatu aplikasi sistem informasi manajemen tidak ada gunanya jika tidak mempunyai data yang lengkap, demikian juga sebaliknya jika punya data tetapi tidak mempunyai aplikasi yang digunakan untuk mengelolanya sehingga tidak dapat dihasilkan suatu laporan, statistik atau pun informasi.




BACK UP DATA
Backup data merupakan salah satu kegitan yang harus dilakukan oleh pengelola database untuk menyalin system ,data dan aplikasi .
Backup data harus dilakukan untuk menjaga jangan sampai terjadi kerusakan system dari luar ataupun dari dalam system,baik yang disengaja atupun tidak.
Proses backup data dilakukan secara rutin sesuai jadwal yang sudah ditentukan

Restore Data
Restore adalah proses mengembalikan backup kedalam system.
Restore dilakukan untuk mengembalikan keadaan system kembali pada keadaan semula ,keadaan terakhir pada saat operasional ,sebelum terjadi kerusakan system .Pada proses ini akan dilakukan pengembalian data baik struktur maupun isi dari database.
Skenario Kegagalan dan Resiko Backup
Kegagalan sebuah system bisa juga disebabkan oleh banyak faktor,salah satunya faktor bencana alam yang tidak pernah diduga datangnya sehingga kegagalan system harus diperhitungkan dengan pembangunan system backup harian dengan media backup yang disimpan ditempat berbeda.

Metode Backup Dan Recovery
Proses backup data sangat penting bagi keamanan data agar terjaga dengan baik terutama saat terjadi crash pada system database yang disebabkan oleh kerusakan fisik hardware atau faktor alam.
Banyak cara untuk melakukan backup data ,dibawah ini metode yang bisa dilakukan pada saat akan melakukan backup data:
• Backup Logika vs backup physic
• Backup Online vs backup offline
• Backup local vs backup remote
• Backup penuh vs backup bertambah sebagian
• Point in time recovery
• Backup scheduling,compression dan encryption
• Table Maintenance

Metoda SQL Server Backup and Recovery
SQL server mengijinkan 2 jenis backup yaitu :
• Backup Lengkap : merupakan gambaran lengkap dari database.
• Backup diferensial : merupakan salinan perubahan yang dilakukan pada database semenjak proses backup terakhir dilakukan.

Dengan kedua metoda backup ini anda bisa membuat mekanisme backup yang aman untuk mengoptimalkan ruang dan waktu akses disk.
Sebagai contoh, kita bisa melakukan backup lengkap dipagi hari dan backup diferensial pada siang hari dan diakhir hari.


Membuat Backup denga Enterprise Manager
Untuk melakukan backup dengan Enterprise Manager,klik kanan pada folder database yang akan dibackup untuk mengaktifkan menu shortcut.
Kemudian,pilih All Task Backup Database


Pilihlah database yang akan dibackup ,kemudian pilih data yang akan dibackup ,sebagian atau sebagian. Untuk menjawab pertanyaan ini jika anda baru pertama kali backup maka gunakan database complete tapi jika membackup yang berikutnya gunakan database differentian.

Pilihlah tujuan file yang akan anda simpan,misalnya :
C:\Program Files\Microsoft SQL Server\MSSQL\namafile


Merestore Data Pada SQL Server
Misalkan suatu saat server anda mengalami kerusakan parah akibat bencana alam atau disebabkan oleh hilangnya fisik dari server maka jika anda masih mempunyai backup dari databse hal itu bukan hal yang susah ,anda tinggal lakukan proses restorasi data semua akan mudah teratasi.
Berikut ini langkah-langkah restorasi data yang telah dibackup ke database yang baru misalnya database dblat2


Klik kanan database yang menjadi tujuan tempat restor data kemudian pilih All Task Restore Database





Pilih Add untuk memilih source nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar